Pages

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label reNUNGan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reNUNGan. Tampilkan semua postingan

12 Desember 2011

kiat Sukses Change Your Attitude

Siapa sih di dunia ini yang ga mau sukses. Saya, Anda, Kamu pastinya mau banget. Mendengar kata sukes saja. "Selamat anda sukses hari ini presentasinya" Whaa.. senengnya bukan main. Apalagi sukses dalam bidang yang lainnya seperti karier, kehidupan dunia dan akhirat, asmara, dan pendidikan. Diantara faktor - faktor tersebut banyak orang yang mengatakan bahwa sukses di tentukan oleh :
1. HARDWORK (kerja keras)
2. KNOWLEDGE (pengetahuan)
3. LOVE (kecintaan terhadap pekerjaan)
4. LUCK (keberuntungan)
Lalu, seberapa besar persentase masing-masing faktor menentukan
keberhasilan seseorang?

> Jika saya asumsikan :
    A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

   sama dengan

   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

> maka masing-masing faktor memiliki persentase sebagai berikut :

1. H-A-R-D-W-O-R-K
    8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%
2. K-N-O-W-L-E-D-G-E
   11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%
3. L-O-V-E
   12+15+22+5 = 54%
4. L-U-C-K
   12+21+3+11 = 47%


Ya... tidak ada faktor-faktor tersebut di atas yang 100% persen dapat
mempengaruhi keberhasilan seseorang, melainkan  ATTITUDE (sikap
perilaku). 

Mari kita buktikan:

A-T-T-I-T-U-D-E
1+20+20+9+20+21+4+5 = 100%

 


Percaya atau tidak.. Itu terserah Anda

Satu hal yang saya percaya pepatah berikut :

IF YOU DON'T LIKE SOMETHING, CHANGE IT.
IF YOU CAN'T CHANGE IT, CHANGE YOUR ATTITUDE!

7 Desember 2011

NABI MUHAMMAD SAW DI MATA PARA PAKAR DUNIA



MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA )
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung. 


ir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936
Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.” Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan’ Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:

Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.

Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini �€” dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”



MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)
Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?


Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.


Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”



PROF. (SNOUCK) HURGRONJE
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain. Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa. Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai. 


Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.



K. S. RAMAKRISHNA RAO
Professor Philosophy dalam bookletnya,
“Muhammad, The Prophet of Islam” Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama.


Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.

27 Oktober 2011

Mengembangkan Potensi Diri “Kotak Korek Api”






Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya. Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja! Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang. 
Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri. Ia mulai berpikir, “Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya segini.” Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, “Nah benar kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!”
Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak korek api. Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayatnya. Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak lagi. Kehidupannya telah dibatasi oleh lingkungannya. Sesungguhnya di dalam diri kita/kehidupan kita, juga banyak kotak korek api itu.
Misalnya Anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan yang memadai. Dia tipe orang yang selalu takut tersaingi oleh bawahannya, sehingga dia sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika Anda mencoba melompat tinggi, dia tidak pernah memuji, bahkan justru tersinggung dan parahnya lagi dia pun tega menghambat Anda dengan cara apapun, yang penting semua ‘potensi diri’ yang Anda miliki di hancurkan, bukankah ini pembunuh yang saya maksudkan itu? dan dia adalah contoh kotak korek api yang bisa mengkerdilkan Anda.
Contoh lain teman sekerja juga bisa menjadi kotak korek api. Coba ingat, ketika dia bicara begini, “Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu, kamu nggak bakalan dipromosikan, kok!”.
Ingat! Mereka adalah kotak korek api. Mereka bisa menghambat perkembangan ‘potensi diri’ Anda.
Hal lain yang bisa menjadi korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna, rendah diri (minder), tak percaya diri (nggak PD), tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya. Bila semua itu menjadi kotak korek api, maka akan menghambat prestasi dan kemampuan Anda yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas sehari-hari. Bila ‘potensi’ Anda yang sesungguhnya ingin muncul, Anda harus ‘take action’ untuk menembus kotak korek api itu.
Lihatlah Ucok Baba, dengan tinggi tubuh yang dibawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di televisi. Andapun pasti kenal Helen Keller, dengan mata yang buta, tuli dan “gagu” dia mampu lulus dariHarvard University. Bill Gates tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi “raja” komputer. Andre Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu menjadi ‘motivator nomor satu di Indonesia’. Contoh lain Meneg BUMN, Bapak Sugiharto, yang pernah menjadi seorang pengasong, tukang parkir dan kuli di Pelabuhan. Kemiskinan tidak menghambatnya untuk terus maju. Bahkan sebelum menjadi menteri beliau pernah menjadi eksekutif di salah satu perusahaan ternama.
Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden Afrika Selatan setelah usianya lewat 65 tahun. Kolonel Sanders sukses membangun jaringan restoran fast food (Kentucky Fried chicken) ketika usianya sudah lebih dari 62 tahun. Nah, bila Anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada hakekatnya Anda masih terjajah (ini berkaitan dengan penjajah pikiran).
Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen Keller, Andre Wongso, Sugiharto, Bill Gates dan Nelson Mandela adalah orang yang mampu menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah contoh sosok orang yang merdeka, sehingga mampu menembus berbagai keterbatasan.

31 Januari 2011

Melihat tukang parkir.. jadi ingat sesuatu



Sore itu, kehebohan terjadi, motor yang diparkir di salah satu perbelanjaan mendadak raib tiba - tiba. Sontak kejadian itu mengakibatkan kepanikan bagi pemilik motor dan seraya menyalahkan tukang parkir yang berada di situ.

"Motor itu di curi, padahal disitu ada tukang parkir yang menjaga," kata ibu mirna yang berwajah kesal melihat tukang parkir yang berbadan kurus.
dengan santai tukang parkir itu menjawab, "motor disini banyak bu, lagipula iklaskan saja, moga Allah mengantinya yang lebih baik."
"enak saja kamu, gampang ngomong ikhlas karena itu bukan motor kamu," jawab ibu mirna
"ya habis gimana..tenang dulu bu nanti kita bahas masalah pencurian ini ke kantor polisi terdekat, justru itu ibu harus seperti saya, ibu harus seperti tukang parkir, lihat saya bu, punya banyak kendaraan yang dititipkan pada saya, tapi saya ikhlas jika orang yang punya kendaraan tersebut mengambilnya dari saya.. wong itu bukan milik saya, lanjutnya setelah tertawa kecil, begitu juga dengan ibu, bukankah barang yang ibu punya itu milikNya, milik Allah, pasti suatu saat ia mengambilnya dari Ibu, kalau kita tahu kalau itu barang bukan milik ibu, ibu ga merasa kehilangan terlalu dalam, yang harus ibu lakukan iklaslah dan bersabar, ada rencanaNya yang terselubung.

ibu itupun tertegun dan terdiam.

19 Mei 2010

Motivasi dan Inspirasi

14 April 2010

KELINCI DAN KURA-KURA BANYAK VERSI

Disuatu masa di negeri para binantang,kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai
siapa yang lebih cepat di antara mereka. Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat tentang jalur mana yang akan mereka tempuh. Dengan cepat, Kelinci melesat meninggalkan kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal
jauh di belakang, kelinci memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum
melanjutkan lagi perjalanannya melewati garis finish, "Ah, aku istirahat dulu, lagipula kkura - kura masih amat jauh, nanti jika si kura-kura sudah deket baru
aku lari lagi."pikir kelinci dalam hati. Kelinci duduk di bawah pohon yang amat rindang, sayup - sayup angin membelai tubuh kelinci yang kelelahan dan akhirnya kelincipun tertidur pulas. Waktu terus berjalan, Kelinci masih terlelap dari mimpinya dan Kini Kura-kura dapat melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan perlombaan lari itu. Setelah keinci terbangun, ia tersadar bahwa dirinya telah kalah dari kura - kura yang dianggapnya lamban.

Pesan Moral : alon-alon asal kelakon yg akan berjaya


Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi
Kegagalan (Root Cause Analysis). Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu percaya diri, ceroboh dan lalai. "Kalau kemarin aku ga tertidur, aku pasti menang" kata kelinci.
Ditantangnya lagi si kura-kura, "Hei kura-kura, aku ingin kita adakan pertandingan lagi, kali ini pasti aku yang menang" .Dengan santainya si kura-kura menjawab "hayyuukk, siapa takut?"
Akhirnya dimulailah perlombaan itu, dan dari start lomba kelinci melesat meninggalkan
kura-kura dan terus berlari hingga mencapai ke garis finish. Terbukti, kelinci yang memenangkan pertandingan tersebut.

Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yang alon-alon asal kelakon.


Kura-kura masih penasaran ingin mengalahkan kelinci, dan setelah dipikir-pikir baru menyadari kalau dia ga bakalan bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu. Ditantanglah kelinci adu lari lagi ke suatu tempat yang ditentukan oleh kura - kura. "Hei kelinci, ayo kita lomba lagi.
Sekarang kita lewat jalan ini ke sana. Berani?"
Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau karena ia yakin ia akan memenangkan perlombaan itu, wong kemaren aja dia bisa menang.
Lomba dimulai dan dengen kencangnya kelinci berlari meninggalkan
kura-kura.
"Yang penting aku jangan berhenti, pasti aku menang." pikir kelinci.
Ndilalah, ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. "Duh, gimana
nih aku ga bisa menyebrangi sungai ini? Aku ga bisa berenang " termenung si
kelinci mencari jalan menyebrangi sungai.
Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura datang dan
berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish.
Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.

Moral : ketahuilah...jikalau punya kemampuan dan ubah keadaan sesuai
kemampuan yang kita punya


Melihat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan
bilang,"dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita
bareng-bareng."
Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci
menggendong kura-kura sampai tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura
menggendong kelinci menyebrangi sungai dilanjutkan kembali kelinci
menggendong kura-kura sampai garis finish.
Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.

Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma
karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yg lainnya .


Hikmah :
1. yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yg alon-alon asal kelakon .
2. bekerjalah sesuai kemampuanmu .
3. kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan
kelebihan pribadi
4. jangan menyerah bila gagal .
5. berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan .
Semoga sukses selalu

Sumber : dari milis tetangga dan diperbarui seperlunya

31 Maret 2010

Tukang Cukur dan Pemuda

Suatu ketika dalam sebuah pangkas rambut ada seorang anak muda sedang mencukur rambut dan kumisnya.
lalu pemuda itupun berbincang dengan tukang cukur kesana kemari hingga terucap dari mulut si tukang cukur.
"saya ngak percaya ada tuhan, saya lihat di jalan banyak orang miskin yang tidak ditolong tuhan. kalau ada tuhan seharusnya mereka di tolong. apalagi katanya mereka percaya tuhan, masa hidupnya susah ?"

pemuda itupun dengan sabar tersenyum tanpa melanjutkan perbincangan karena mengerti akan resiko emosi yang akan terjadi.

Di jalan, pemuda tersebut bertemu dengan seseorang berambut gondrong tak terurus dan brewokan.

lalu pemuda itu berlari ke tukang cukur yang tadi seraya berbicara.
"disini nggak ada tukang cukur !"
"enak saja. Saya kan tukang cukur, baru tadi saya cukur rambutmu."sahut tukang cukur

"lho, tadi saya lihat dijalan ada orang dengan rambut yang berantakan, kalau ada tukang cukur seharusnya rambutnya rapi. apalagi katanya dia tahu kalau di sekitar sini ada tukang cukur." pancing pemuda itu.

"hei, anda harus tahu saya tukang cukur !
kalau masalah rambut dia, memang dia saja yang tidak berusaha menghampiri saya dan meminta tolong untuk saya cukur, percuma juga dia tahu saya tukang cukur kalau dia tidak meminta tolong pada saya, tetap saja saya tidak akan memotong rambutnya." sahut tukang cukur dengan emosi

pemuda itu tersenyum lagi seraya berkata.
"apa anda percaya tuhan ada? untuk semua pertanyaan anda yang meragukan tuhan sepertinya sudah terjawab oleh anda sendiri."

- Tuhan tidak akan merubah nasib hambaNya jika dia tidak berusaha merubah dengan usaha sendiri.
- Tuhan juga bukan sekedar untuk dipercaya namun lebih lanjut untuk dimintai pertolongan seraya kita juga harus mendekatkan diri padaNya.

27 Februari 2010

Cerita Motivasi

ANAK KATAK



Oleh Muazar Habibi

Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak ketika langit tiba-tiba gelap. “Bu, apa kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?” ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya. Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.

“Anakku,” ucap sang induk kemudian. “Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik.” jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.
Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. “Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu?” tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.

“Anakku. Itu cuma angin,” ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. “Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!” tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.

“Blarrr!!!” suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. “Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!” ucapnya sambil terus memejamkan mata.

“Sabar, anakku!” ucapnya sambil terus membelai. “Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang,” ungkap sang induk katak begitu tenang.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, “Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!”

**

Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.

Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.
Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, insya Allah, akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan.