Pages

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

24 Juni 2011

Cerita Ringan Sarat Renungan (Episode: Bunda ceritakan aku tentang cinta)


Senja telah datang, terlihat sekelompok burung terbang menuju sarang, mungkin rindu ingin pulang. Sama sepertiku, kegiatanku kali ini mengharuskanku baru sampai ke rumah. Setibanya di rumah, nama pertama yang jadi daftar pencarianku siapa lagi kalau bukan Bunda. 
Aku melihat Bunda di sela - sela santainya duduk di halaman belakang, sesekali ku lihat Bunda menyeruput teh hangat yang ada di tangan, sesekali juga ia melihat bunga mawar yang tumbuh persis di depannya, di halaman belakang. Menikmati cuaca yang tidak panas lagi gersang. Kakiku melangkah mendekatinya.
"Bun.. " Senyumku sambil menyentuh pundaknya. 
Ia menyambutku dengan senyum, menyentuh tangan yang kuletakkan di pundaknya dan menyuruhku tuk duduk di sampingnya. 
"Sini. Sudah makan de. 
"Sudah.. tadi di sekolah Bun. Tumben Bun, sore hari disini, kangen Ayah ya?" Kataku sambil mencandainya.
Yang di becandai tersenyum, terlihat jelas guratan keriput di wajahnya, Bundaku kini tak muda lagi, hampir setengah abad usianya, tapi tetap terlihat cantik mempesona.
"iya kan Bun.. Bunda kangen ayah"

Matanya berkaca - kaca, kepalanya mengangguk - angguk.
"Bun.. apa kangen itu perasaan cinta" Ucapku sambil menatap bunga mawar yang rupawan

"Bisa jadi, menurutmu?" matanya terbelalak mengarahku, matanya seakan bicara apa pula yang aku sampaikan, tak biasanya aku menanyakan cinta padanya.Aku tak menjawab. Lantas ku tanyai pertanyaan kembali padanya, "Bagaimana Bunda dan Ayah bertemu?"

Pipinya memerah. Tersenyum tersipu malu, seperti anak ABG yang baru menjalin asmara saja.
"Ayolah.. Bunda, ceritakan aku tentang cinta" paksaku pada Bunda
"Kau mau tahu Nak.." Hembusan nafasnya terdengar, lantas melanjutkan ucapannya, "Mungkin sama seperti yang lainya, Kita bertemu, kenal beberapa bulan saja lantas memutuskan untuk menikah. Begitulah! Tak ada yang namanya proses berlama - lama menjalin cinta."
Aku terdiam
"kau tahu tidak nak, ayahmu pernah cerita pada Bunda, pertama kali kenal sama Bunda, ia sulit untuk mengungkapkan rasa itu, katanya dia sudah kenal Bunda, kenal karena sering melihat saja tanpa tegur sapa. Sampai - sampai dia mengaku sudah lama merindukan Bunda, padahal kata ayahmu ia tidak tahu siapa Bunda, kenal resmi juga tidak. Itu hal gila katanya.
"Bun... emm... bunda sebelum menikah... de.. de.. dengan Ayah pernah ada rindu juga" terbata - bata aku mengucapnya
"Pernah manis.. dan itu wajar, hanya saja pintar - pintar Bunda untuk mengendalikan itu. Lagipula Bunda tak mau ayahmu kegeeran.Itu lebih baik, karena waktu itu status kita hanya perkenalan, belum ada ikatan resmi."
"Ayah lucu ya Bun.. Rindu pada orang yang tak dikenal, ke.. kenapa?" bibiku terbata - bata lagi mengucapnya
"sebuah perasaan kadang hadir meski tanpa diundang nak, ya Ayahmu rindu yang tersimpan, tapi Bunda salut pada ayahmu karena rindunya tak diumbar sebelum kita resmi ke pelaminan, kalau saja itu di umbar, wah bisa bahaya juga, kau tahu kan tentang bahaya hati?"
Bunda mengambil cangkir tehnya, menyeruput lantas meletakkannya kembali diatas meja yang terbuat dari bambu. Bibirnya mengeluarkan kata, "Cinta dan rindu"
Raut Bunda membaca wajahku, ia seakan tahu apa yang tersirat dalam benakku. Benar saja.. seakan ia menyadari akan hal itu.
"Anak Bunda sudah terlihat besar ya.. Jika kelak nanti kau memperoleh cinta jangan terlalu memujanya melebihi pemujaanMu. Jika rindu itu menghampirimu, rasakan saja, itu lumrah, namun jangan terlena dibuatnya, kau yang mengendalikan, jangan hawa nafsu yang mengarahkanmu. kau lihat itu nak, "mata dan tangannya menunjuk ke arah bunga mawar.
"jadilah sepertinya.Wangi namun jangan lupa punya perlindungan, tak mudah sembarang orang memetiknya, salah - salah mereka akan terkena duri tajamnya. Kau tahu nak menjadi perempuan bisa jadi sumber bencana atau bisa jadi sumber bahagia bagi pria. Untuk ini, lambat laun kau sendiri yang akan mengetahuinya kelak."
Aku menoleh padanya lantas tersenyum. sejujurnya aku ingin menangis mendengar kalimat itu, tapi urung kulakukan, mataku terlihat berkaca, ku pandang saja ke atas langit agar tak meneteskan air mata.
"Dinda, Bunda... tak selamanya menjaga kau. Ada kekhawatiran Bunda padamu, pada anak perempuan Bunda, mungkin kekhawatiran ini juga menimpa keluarga yang mempunyai anak perempuan."
Bunda beberapa detik tersentak diam. Aku masih menunggunya mengeluarkan kata - kata dan hatiku bertanya, khawatir? tentang apa?!
"Kekhawatiran itu adalah free sexs, hamil di luar nikah, entah apa lagi macamnya. Yang harus kau sadari, yang rugi siapa? P-E-R-E-M-P-U-A-N. Pandai - pandai saja menjaga diri. "
Aku masih lekat - lekat menatapnya.
"Nak, kau tahu Bunda tak selamanya menjaga kau? tak selamanya bunda mengawasi kau. Kau yang bertanggung jawab terhadap diri kau. Bunda yakin kau anak yang baik. Suatu saat kau akan menemukan seseorang yang baik untukmu yang diperoleh dariNya."
Bunda menepuk pundakku, kali ini aku tak bisa menahan diri, air mata ini jatuh begitu saja.  

2 Juni 2011

Sebuah Tanda

Hidup memang sulit untuk kita mengerti
Hei.. Jangan - jangan aku yang salah membaca tanda
Kehidupan ini mudah hanya saja aku persulit
Atau kehidupan ini seharusnya mudah namun aku tak tahu kuncinya ada dimana

Pernah pada satu titik, aku berhenti hanya untuk duduk sejenak lantas memperhatikan suatu tanda
Ada apa ini? Apa yang terjadi? Sebuah Ujian atau Cinta Tuhan.
Tak pernah kuragu pada kuasaNya yang ArRahman

Hidup ini akan sulit ku mengerti
terkadang!
Atau jangan - jangan aku saja yang tak bisa membaca tandaNya
Atau aku juga tak tahu letak kunciNya
Atau pula aku abaikan tanda dariNya

Waktu itu
Aku menghadapi sesuatu, itu ada tandaNya
Terkadang aku tahu peristiwa sesuatu terlihat tandaNya
Hei... Tunggu! Aku bertemu dia berkali - kali dengan tandaNya
Apa ini Sebuah Tanda
Aku serahkan semua pada KuasaNya 

30 Mei 2011

Kaya Yuk!

"

Siang itu, Aku dan Sahabatku Nadia berbincang santai , di bawah pohon taman kompleks.

"Cita - cita kamu apa, Rin?" Tanya Sahabatku, Nadia.
"Aku mau jadi orang kaya seIndonesia.
"Ih.. kamu ga takut image kaya, ntar dikira hasil korupsi lho?" Katanya sinis.
Aku tersenyum padanya, aku tahu maksud dia. Nadia memang pernah mengatakan "benci" dengan orang kaya. Waktu itu, di senin pagi, pada saat Kami berangkat sekolah bersama, Rok putihnya kecipratan air genangan hujan oleh ban mobil yang berkendara sangat kencang. Tidak minta maaf. Mobil itu melaju saja. Sejak saat itu dia bilang padaku, ' Orang kaya sombong, aku benci sama dengan orang kaya, seenaknya aja di jalanan, emang jalanan nenek moyangnya apa. Mentang - mentang punya uang.

"Ga semua orang kaya, punya mobil bagus, punya rumah mewah itu hasil korupsi tahu. Aku yakin banyak orang kaya yang memakai cara baik untuk mendapatkan kekayaan mereka. "Aku tersenyum bangga.
"Iya sih.. ga semuanya. Wajar juga sih kamu bilang cita - cita kamu mau jadi orang kaya tapi kamu yakin bisa. Itu kan berat banget apalagi kamu bilang mau jadi orang kaya seIndonesia mana bisa.
"bisa aja.. aku cuma perlu berbuat baik sama oang lain terutama orangtua aku, aku juga harus berusaha mengejar impianku dengan action selain itu aku juga ga lupa berdoa sama Allah. Yakin Bisa!, "Jawabku mantap.
"Ok! itu masuk akal. Tapi kalau nanti jadi orang kaya nanti sombong lho. Hati - hati! Banyak kan cerita orang kaya yang sombong akhirnya jatuh lagi. Hidup ini kan cuma sementara, harus pentingin akhirat. Harta ga dibawa mati.
"Aku tahu hal itu, justru dengan kita menjadi kaya, uang itu bisa kita manfaatkan demi kepentingan umat. Banyak hal yang bisa dilakukan, itu bisa jadi ladang amal. Misalnya saja membangun sarana pendidikan, buat media dakwah, buat televisi nasional yang mendidik, membayarkan orang lain haji dan umrah, membangun mesjid. Bukankah itu membutuhkan uang. Bukankah itu akan menjadi pahala yang mengalir walau kita sudah hanya meninggalkan nama baik.
"Tapi... itu kalau hartanya dimanfaatkan sama orang yang saleh  kalau kita kaya terus lupa." Katanya lagi.
"Gini Bro. Justru itu gunanya teman, sahabat, orang terdekat saling mengingatkan, itulah gunanya kita berteman dekat dengan orang Saleh. Lagipula menjadi fakir dekat dengan kufur. kalau kita ga punya duit apa coba yang kita lakukan? Paling - paling kita cuma bisa pasrah, berdoa. Beda kalau kita kaya, kita punya banyak uang, selain kita bisa berdoa, kita juga bisa banyak memberi. Gimana? Berlomba Jadi Kaya Yuk?"
Temanku terdiam, tak ada kata -kata lagi dari mulutnya. Hanya tersenyum.


Terinspirasi dari seminar Ippho Santosa dan buku 7 Keajaiban Rezeki & Percepatan Rezeki

Jadilah Cahaya

Assalamu'alaikum.. salam sejahtera! (Jawab lho?)
Lama tak menyapa.. menulis dan berbagi kisah di blog ini. Saya belum pernah bahas ini. Kenapa blog ini dinamakan jadilahcahaya. Kenapa? Nama itu penting untuk identitas diri. Selain itu? JadilahCahaya merupakan inisiatif pribadi saya untuk menjadikan blog ini bisa menjadi cahaya, sebagai penerang. Mengingatkan diri sendiri mungkin juga para blogger yang berkenan mampir.

Oh iya. JadilahCahaya... sebuah nama yang sederhana tapi mempunyai makna luar biasa. Saya percaya. Saya, Anda, kalian, semuanya. Makhluk yang Allah ciptakan di dunia ini memiliki cahaya dalam dirinya yang bisa dibagikan ilmunya. Nama itu adalah doa. Jadilah Cahaya, semoga blog ini dapat menjadi cahaya, salah satu blog yang bisa mencerahkan pembacanya.

Blog ini juga memberikan kesempatan kepada saya untuk terus belajar, belajar apapun, menulis apapun. Bersyukur atas apa yang Allah berikan, mensharingkan apapun yang aku temukan, rasakan. Blog ini memang masih jauh dari kesempurnaan, masih harus banyak berbenah sebagaimana pribadi yang masih belajar berbenah diri untuk tujuan yang hakiki. Jika ada saran jangan sungkan layangkan di komentar atau di shoutmix. (Gaya yah!! ^_^)

Salam perkenalan Sahabat JC (JC adalah singkatan dari Jadilah Cahaya)

SIAPAKAH KITA SEBENARNYA?







1. SIAPAKAH AKU SEBENARNYA?
” Dan (kenangilah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “sesungguhnya Aku hendak melantik khalifah di muka bumi.” ( QS. Al-Baqarah 30 )
2. BAGAIMANA AKU HENDAK JADI SEORANG KHALIFAH?
Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari kalangan kamu ( wahai umat Muhammad) bahawa Ia akan menjadikan mereka khalifah-khalifah yang memegang kuasa pemerintahan di bumi, sebagaimana Ia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka; khalifah-khalifah yang berkuasa; dan ia akan menguatkan dan mengembangkan agama mereka (Islam) yang telah diredhaiNya untuk mereka;(QS : An-Noor-55)
3. KENAPA AKU DICIPTAKAN?
”Aku tidak menjadikan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembah dan beribadat kepadaKu” (QS : Adz-Dzaariyat 56)
” Maka apakah kamu mengira bahawa sesungguhnya Kami menciptakan kamu untuk bermain-main (sahaja) dan bahawa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami, maka Maha Suci Allah raja yang sebenarnya tiada Tuhan selain Dia, Tuhan(yang mempunyai) arasy yang mulia” (QS: Al-Mukminun 115-116)
4. APAKAH TUJUAN HIDUPKU?
“Katakanlah: solatku, pengorbananku, hidupku dan matiku adalah untuk Tuhan Semesta Alam” (QS: Al-An’am)
5. APAKAH ITU KEBENARAN?
“Yang demikian ialah kerana Allah itulah yang benar(al-Haq) dan segala apa yang mereka sembah selain dariNya itulah yang palsu dan Allah itulah Tuhan Yang Maha Tinggi dan Maha Besar” (QS; Luqman 30)
6. KALAU BETULLAH ITU KEBENARAN…KENAPA AKU TIDAK NAMPAK KEBENARAN?
Dan Kami jadikan (sifat tamak dan gila mereka kepada harta benda dan pangkat itu sebagai) hijab (yang menghalang mereka daripada memandang kepada keburukan dan kesingkatan masa dunia yang ada) di hadapan mereka, dan hijab (yang menghalang mereka daripada memikirkan azab yang ada) di belakang mereka ( pada hari kiamat). Lalu Kami tutup pandangan mereka; maka dengan itu,, mereka tidak dapat melihat (jalan yang benar). (QS; Yaasin 9 )
7. AKU INGIN MENJADI ORANG YANG BERJAYA…..TAPI…SIAPAKAH YANG SEBENAR-BENARNYA BERJAYA?
“Sesungguhnya berjayalah orang-orang yang beriman, yaitu mereka yang khusyuk dalam shalatnya, Dan mereka yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia; Maka sesiapa yang berat timbangan amal baiknya, maka mereka itulah orang-orang yang berjaya. (QS : Al-mukminun 102 )
Dan (ingatlah) sesiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah berjaya mencapai sebesar-besar kejayaan (QS : Al-Ahzab 71)
8. OK..KALAU BEGITULAH CARANYA UTK MENJADI ORANG BERJAYA, APA YANG PATUT AKU BUAT?
“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu kedalam agama Islam itu sepenuhnya.” (QS :Al-Baqarah)
9. KENAPA AKU MASIH RAGU-RAGU DENGAN AYAT2 ALLAH?—(setiap baris ayat Al-Quran wajib diterima dan diamalkan sebagai seorang muslim.)
“Diturunkan al-Quran ini, dengan tidak ada sebarang syak padanya, dari Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam. (QS : al-Mukminun 2)
10. TAPI, KADANG-KADANG AYAT2 ALLAH TIDAK MEMENUHI KEMAUANKU.
“Dan kamu tidak dapat menentukan kemauan kamu kecuali dengan cara yang diatur oleh Allah” (QS :At-Taqwir 29)
” Dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan kamu mungkin sukakan sesuatu, sedangkan ia lebih buruk kepada kamu. Dan hanya Allah yang mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS :Al-Baqarah 216)
11. AKU BANYAK MENJADIKAN HIBURAN YANG MELALAIKAN SEBAGAI PENGHIBUR HATIKU, MEMBUATKAN HATIKU GEMBIRA DAN TENANG.
28.(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan zikrullah, Ketahuilah dengan dzikrullah itu, tenang tenteramlah hati manusia.(QS :Ar-Rad 28)
” Dan barangsiapa yang berpaling dari mengingati AllahYang Maha Pemurah, Kami adakan baginya syaitan (yg Menyesatkannya) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya” (az-Zukhruff:36)
12. AKU JUGA MENGAMALKAN APA YANG DISURUH, TAPI AKU JUGA CENDERUNG MEMBUAT MAKSIAT.
Jika kebenaran itu mengikut hawa nafsu mereka nescaya musnahlah langit dan bumi dan penghuni-penghuninya. (QS ; Al- Mukminun 71)
“Dan janganlah kamu campur adukkan yang benar itu dengan yang salah, dan kamu sembunyikan yang benar itu pula padahal kamu semua mengetahuinya.” (QS: At-taubah 42)
13. AKU MEMPUNYAI MISI BAHWA UTK MENGAMALKAN ISLAM SEPENUHNYA, HIDUPKU MUNGKIN TIDAK ‘HAPPY’ DAN MENYUSAHKAN.
“Kami tidak turunkan al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah, tetapi bagi peringatan bagi orng yang takut(pada Allah) (QS : Thahaa 2-3)
“Dan Kami turunkan dari al-Quran itu sesuatu yang menjadi rahmat kepada orang-orang yang beriman”(QS :Al-Isra’ 82)
14. GEMBIRAKAH AKU JIKA AKU MENJADI ORANG YANG BERIMAN DAN BERAMAL SOLEH?
“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah(pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (darjatnya) jika kamu orang-orang yang beriman”(QS : Ali-Imran 139)

JAZAKALLAH KHAIR KATSIRAN…….